Senin, 07 Januari 2013

Komponen dari Cloud Berbasis Eucalyptus (UEC)


A.  Node Controller (NC)

Sebuah node UEC adalah sebuah server dengan prosesor yang mempunyai kemampuan Virtualization Technology (VT) yang sudah di aktifkan yang mampu untuk menjalankan hypervisor seperti KVM. UEC akan secara automatis menginstalsi KVM jika pengguna memilih untuk menginstalasi node UEC.
Virtual Machine (VM) yang dijalankan pada hypervisor dan di kontrol oleh UEC biasanya di sebut sebagai instance. Selain KVM, Eucalyptus juga mendukung hypervisor lain seperti Xen. Akan tetapi Canonical lebih memilih KVM sebagai hypervisor untuk UEC. Node Controller yang di jalankan di setiap node akan mengatur siklus kehidupan dari instance yang jalan di node. Di satu sisi, NC berinteraksi dengan sistem operasi dan hypervisor yang jalan di node. Di sisi lain, NC akan berinteraksi dengan CC.
NC akan menanyakan sistem operasi yang jalan di node untuk mengetahui sumber daya fisik yang digunakan node, seperti, jumlah core, besar memory, ketersediaan disk dan juga mencek status dari VM instance yang jalan di node dan memberikan informasi tersebut ke CC.
Fungsi:
1.     Mengumpulkan data yang terkait dengan ketersediaan dan penggunaan sumber daya di node dan melaporkan ke CC.
2.     Manajemen siklus kehidupan dari instance.

B. Cluster Controller (CC)
CC memanage satu atau lebih Noce Controller (NC) dan menjalankan / memanaje instance pada NC. CC juga memanage networking untuk instance yang jalan di Node sesuai dengan permintaan mode jaringan dari Eucalyptus. CC berkomunikasi dengan CLC di satu sisi dan banyak NC di sisi lain.

Fungsi:

1.      Menerima permintaan dari CLC untuk menjalankan instance.
2.     Memutuskan NC yang mana yang digunakan untuk menjalankan instance tersebut.
3.     Mengatur virtual network untuk instance.
4.     Mengumpulkan informasi tentang NC yang terdaftar dan melaporkannya ke CLC.

C. Walrus Storage Controller (WS3)

WS3 memberikan layanan penyimpanan yang sederhana tapi 'ngotot' / presistent menggunakan API REST dan SOAP yang kompatibel dengan API S3.

Fungsi:

1.     Menyimpan machine image (sistem operasi untuk instance).
2.     Menyimpan snapshot Menyimpan dan memberikan layanan file menggunakan API S3.
3.     WS3 dapat dilihat sebagai sebuah sistem penyimpanan file yang sederhana.


D.  Storage Controller (SC)

SC menyediakan tempat penyimpanan (storage) block dimana instance akan melihatnya sebagai harddisk. Layanan ini mirip dengan layanan Elastic Block Storage (EBS) dari AWS.

Fungsi:

1.     Pembuatan dari device EBS.
2.     Memberikan layanan block storage melalui protokol AoE atau iSCSI ke instance.
3.     Memungkinkan pembuatan snapshot untuk volume.

E.  Cloud Controller (CLC)

Cloud Controller (CLC) adalah front end dari seluruh infrastruktur cloud. CLC memberikan antar muka layanan web yang compliant dengan EC2 / S3 ke client di satu sisi. Di sisi lain, CLC berinteraksi dengan seluruh komponen infrastruktur Eucalyptus. CLC memberikan antar muka web ke user untuk melakukan manajemen beberapa aspek dari infratruktur UEC.


Fungsi:

1.     Memonitor ketersediaan sumber dari di berbagai komponen infrastruktur cloud, termasukhypervisor pada node yang digunakan untuk melakukan manajemen instance dan clustercontroller untuk melakukukan manajemen pada node hypervisor.
2.     Arbitrasi Sumber Daya - menentukan cluster mana yang akan digunakan untuk bertanggungjawab sebuah instance.
3.     Memonitor instance yang sedang berjalan.

Pendek kata, CLC mempunyai pengetahuan yang lengkap tentang ketersediaan dan penggunaansumber daya di cloud maupun status cloud.Eucalyptus Cloud.Petunjuk

Tidak ada komentar:

Posting Komentar